Taman Serua Sawangan


Bandara (Internasional) Pondok Cabe
19 Mei 2008, 6:00 pm
Filed under: Layanan Umum | Tag: , ,

Bandara udara Pondok Cabe yang selama menjadi pangkalan militer dan latih tiba tiba menjadi bahan perbincangan media. Pada akhir April 2008, beberapa media menulis tentang rencana komerisialisasi bandara itu. Setidaknya berita ini muncul di Kompas, Tempo Interaktif (berita yang lain), Suara Pembaharuan, Bisnis Indonesia.

Selama ini bandara Pondok Cabe hanya menjadi pangkalan Skuadron 21/Sena Dinas Penerbangan Angkatan Darat (dispenerbad), dan Dinas Polisi Air dan Udara (polairut). Lahan yang dimiliki oleh Pertamina ini juga menjadi bengkel perawatan bagi pesawat dari perusahaan Pelita Air Service. Para penghobi olahraga dirgantara juga berlatih disini setiap akhir pekan.

Menurut Laksamana Sukardi, partner Aviation Agencies Australia di Indonesia yang juga pernah menjadi Direktur di Pelita Air, kelak Pondok Cabe akan seperti Senai International Airport di Malaysia. Sebagai perbandingan, landas pacu (runaway) yang ada di Pondok Cabe saat ini adalah 2300m sedangkan landas pacu di Senai mencapai 3350m. Lahan yang saat ini digunakan bandara hanya 116ha, bandingkan dengan Juanda yang luasnya mencapai 396ha atau sepersepuluh luas kecamatan Ciputat.

Jika rencana itu benar benar berjalan, maka akses dari dan ke Pondok Cabe harus menjadi perhatian utama. Jalan raya Cireundeu yang membentang dari Lebak Bulus hingga bandara saat ini hanya dapat dilalui 3 lajur kendaraan. Kemacetan yang terjadi setiap hari di ruas ini harus segera dicari solusinya. Banyaknya pertigaan yang ada di sepanjang jalur menjadi penyebab kemacetan setiap pagi dan sore hari.

Genangan air yang selalu muncul setiap kali hujan usai juga menjadi kendala. Titik titik genangan di depan toko serba ada Aneka Buana, pertigaan jalan Tarumanegara, depan TK Al Fath Cireundeu. Genangan ini terjadi karena sumbatan pada selokan air.

Pelebaran jalan sepertinya tidak mungkin, karena kanan-kiri jalan sudah penuh oleh ruang usaha. Sehingga akses yang mungkin hanyalah melalui pasar Ciputat yang akan segera beroperasi. Selain melalui Ciputat, akses tol melalui ruas Jagorawi – Cinere – Cinangka – Serpong (dalam pengembangan).

Beberapa perumahan yang berada di sekitar bandara dan akan merasakan langsung dampak pengembangan bandara antara lain Bukit Cireundeu, Pondok Payung Mas, Nerada, Vila Pondok Cabe, Pondok Cabe Indah. Lalu di sisi sebelah timur bandara ada perumahan Taman Geria Muliatama, Vila Bukit Raya, Bukit Moderen, Wismamas Pondok Cabe dan Grand Residence Pondok Cabe. Jika sekarang kabut pagi masih sering turun di Pondok Cabe, maka akan berubah menjadi asap dan deru mesin jet.

Proyek pengembangan bandara ini di danai oleh Aviation Agencies Australia (AAA) dengan model BOT(build operate transfer). Dengan model ini, AAA akan membangun dan mengembangkan bandara lalu mengoperasikan bandara selama 30-50th. Setelah masa kontrak selesai, bandara akan diserahkan kembali kepada pengelola awalnya. Departemen Perhubungan masih belum memberi keputusan dan masih terus mengkaji usulan peningkatan status bandara ini(ir/wp).

About these ads

1 Komentar so far
Tinggalkan komentar

[...] sudah sering macet akibat angkot yang tidak tertib. Kemacetan akan semakin bertambah dengan rencana pengembangan bandara Pondok Cabe .(ir/wp) Ditulis oleh Indra Disimpan di [...]

Ping balik oleh Jalur Lebak Bulus Parung Semakin Ramai « Taman Serua Sawangan




Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: