Taman Serua Sawangan


Ratu di Rumahku
27 Juni 2009, 1:22 pm
Filed under: Desain, Rumah | Tag: , ,

Setiap keluarga mempunyai mimpi atas sebuah rumah idaman masing masing. Saat ini aku tinggal bersama suami dan 2 balitaku di sebuah rumah sederhana yang berdiri diatas lahan 84m dengan bangunan hanya 36m. Dengan konsep rumah tumbuh, kami akan menambahkan ruang demi ruang. Untuk pengembangan kami fokus pada 3 titik yaitu di dapur, lantai atas dan teras.

Tahap awal aku akan menggarap dapur. Kenapa dapur, karena memang mimpiku sejak masih bekerja dulu. Sewaktu aku masih bekerja aku sangat ingin suatu saat dapat berhenti bekerja, membesarkan Agi dan Yosi, membuat bolu kesukaan Yosi, membuat jus kesukaan Agi dan menyuguhkan masakan terbaikku untuk suami tercinta. Aku ingin menjadi ratu di rumahku.

Sebagai ratu, aku memerlukan ruang untuk bereksplorasi. Dapur standar yang sudah ada rasanya terlalu sempit untuk bergerak. Meski di belakang masih ada sisa lahan 3×6, tapi hanya disediakan dapur mungil yang menempel di dinding belakang. Lahan 18m ini akan dibelah menjadi 2 bagian, dapur dan sebuah ruang kosong yang kelak digunakan sebagai area untuk tangga naik ke lantai atas.

Aku dan suami bersepakat untuk membuat model yang sebaris (in-line), sehingga kamar depan, kamar mandi, kamar belakang dan dapur akan nampak satu garis lurus jika di lihat dari atas. Dengan model yang in-line aliran udara akan bergerak lancar dari teras ke ruang depan menembus ruang tengah lalu keluar di dapur. Demikian juga pergerakan manusia, anak anak dapat berlarian dengan aman dari depan ke belakang. Sehingga memberikan kesan lapang dan lega.

Dapurku akan membentuk L dengan materi dasar beton ringan. Model L akan memudahkan pergerakan dalam menjangkau seluruh peralatan dan kebutuhan. Sisi yang menempel ke dinding belakang akan berfungsi sebagai meja masak dan tempat kompor. Sedangkan sisi samping akan ditempati sink. Sebuah kitchen set full-size akan mengisi ruang di atas sink dari plafon hingga bawah. Dengan set ini, peralatan dan kebutuhan dapur dapat tersembunyi dan tidak berserak di rungan sehingga menimbulkan efek luas. Dinding yang bersebelahan dengan kamar belakang akan aku gunakan untuk menempatkan lemari es, dispenser air dan rice jar.

Di ruang sebelah dapur yang rencananya akan digunakan sebagai area tangga ke lantai atas dapat dibuat sebuah meja. Dibuat saja dari sisa tembok lama yang disisakan sekitar satu meter, lalu dibuatkan dak dari bahan beton cor. Sehingga menjadi sebuah meja beton yang menempel ke dinding samping. Selain berfungsi sebagai meja makan, di meja ini Yosi bisa menunggu bolu-nya matang atau risoles selesai digoreng sambil denganku.

Sisi atap akan dibuat skylight dengan genteng dari bahan kaca sehingga sinar matahari bisa menembus ke dalam. Selain menghemat listrik, skylight juga memberi efek selalu terang di ruangan. Sebuah cooker hood berada tepat di atas kompor untuk menghisap keluar asap yang dihasilkan kompor.

dapur2

Untuk materi dinding dan dapur, suamiku memilih beton ringan Hebel. Beton ringan adalah material yang ringan tapi kuat dan murah. Meski harga satuannya lebih mahal dari bata merah dan batako, tapi total biaya menggunakan beton murah jauh lebih murah. Karena ukura beton ringan yang besar, diperlukan lebih sedikit satuan untuk menutup sebuah ruang. Beton ringan juga memerlukan lebih sedikit semen dan pasir sebagai perekat. Cukup dengan campuran yang tipis, beton ringan sudah tersambung dengan kuat. Selain itu, waktu kerja untuk proses pemasangan juga lebih sedikit, sehingga biaya tukang juga kecil.

Karena alasan itulah kami memilih beton ringan dari Hebel. Apalagi Hebel adalah produsen yang pertama kali memeperkenalkan beton ringan, sudah pasti jaminan kualitas atas seluruh produknya. Hebel juga memiliki berbagai produk beton ringan untuk berbagai kebutuhan dari dinding, tangga hingga atap(ir/wp)

Postingan ini diikutsertakan dalam Kompetisi Blog Hebel.


2 Komentar so far
Tinggalkan komentar

Wah, selamat ya. dapat hadiah sebagai pemenang mingguan periode 2 tuh. http://www.hebel.co.id/blog_competition/infodetail.php?id=22

Komentar oleh maskuncoro

[…] Ratu di Rumahku […]

Ping balik oleh Teras Sebagai Pusat Aktifitas « Taman Serua Sawangan




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: