Taman Serua Sawangan


Teras Sebagai Pusat Aktifitas
13 Juli 2009, 10:12 am
Filed under: Desain, Rumah | Tag: , ,

Selesai berbenah di dapur, selanjutnya kami akan berbenah ke bagian depan, di teras. Pertanyaan yang mungkin timbul adalah, kenapa teras? Karena kami melihat banyak rumah yang bagian terasnya seakan tidak digunakan. Meski teras hadir di setiap rumah, tapi kehadirannya tak lebih dari pelengkap saja. Tidak ada kegiatan apapun yang berpusat disana.

Move Out
Kami berniat menjadikan teras pusat kegiatan, terutama anak anak. Di lingkungan kami banyak sekali anak balita sepantaran Yosi, si bungsu dan teman sepermainan Agi, si sulung yang duduk di bangku tk. Setiap pagi dan sore mereka berkumpul dan bermain di rumah. Dengan membiarkan mereka bermain di teras tentu akan lebih sehat dengan paparan sinar matahari dan hembusan angin dari taman.

Selain untuk anak anak, teras besar ini juga untuk para ayah yang sering bergandang di Sabtu atau Minggu malam. Atau sekedar ngobrol di Minggu pagi. Mereka lebih suka mengobrol di teras dibanding di dalam rumah dengan alasan lebih santai dan tidak mengganggu anak anak.

Tujuan utama memperbesar teras adalah untuk memindahkan ruang tamu ke teras sehingga bisa didapatkan ruang tengah yang lebih lebar. Dengan menerima tamu di teras akan menimbulkan kesan santai dan tidak kaku. Selain itu, akan memberi kesan bahwa pemilik rumah adalah orang yang terbuka terhadap tamu. Untuk keluarga atau sahabat yang sudah akrab, tentu dapat bergabung di ruang tengah.

Bale
Sebenarnya rumah dengan konsep teras besar bukanlah sesuatu yang baru di Indonesia. Rumah tradisional Jawa biasanya memiliki teras besar biasa disebut dengan Bale. Di bale ini tuan rumah menerima tamunya. Rumah tradisional Betawi juga menggunakan teras terbuka lengkap dengan meja-kursi kayu dan sebuah dipan kayu untuk menjamu para tamu.

Teras yang saat ini ada hanyalah berukuran 70x300cm, teras ini lebih berfungsi sebagai penahan panas dan tampias air hujan. Karena dengan lebar 70cm tentu meletakkan sebuah kursi di depan sangatlah merepotkan. Untuk itu kami alan menambah lebarnya menjadi 2m dan menyisakan 3m lagi untuk sebuah taman kecil. Sebaris batu apung akan menjadi pembatas teras dan taman. Selain sebagi pembatas, barisan batu apung ini juga untuk mengurangi percikan air hujan naik ke teras.

TERAS2-ATAP-TERASUntuk memberi privasi, dinding sebelah yang berbatasan dengan tetangga akan ditutup sehingga obrolan dapat berjalan lancar tanpa takut terganggu privasi. Bagian atap cukup menggunakan dak semen. Selain karena alasan kepraktisan, juga untuk mempertahankan konsep minimalis yang telah dibangun pada desain awal rumah.

Sebagai sebuah ruang tamu, kehadiran kursi menjadi penting. Untuk itu sebuah kursi dari bahan besi atau alumunium dapat diletakkan didepan. Penggunakan kursi set lengkap sengaja dihindari karena hanya akan memakan ruang. Bahan besi atau alumunium dapat menampilkan kesan ringkas dan ringan untuk mendukung kesan minimalis yang diusung. Sedangkan sofa tetap dipertahankan di ruang tengah.

Untuk materi dinding dan atap dak, suamiku memilih beton ringan Hebel. Beton ringan adalah material yang ringan tapi kuat dan murah. Beton ringan Hebel terkenal kuat sehingga atap dak cukup ditopang oleh dinding sebelah saja. Selain itu, karena dinding ini akan berbatasan langsung dengan udara luar, kekuatan terhadap panas dan hujan juga menjadi pertimbangan. Dak semen sengaja memilih panel atap dari produk Hebel. Produk ini memudahkan proses pemasangan karena menggunakan model knock-down, sehingga waktu proyek singkat saja. Dan yang pasti sangat presisi, karena dikerjakan oleh mesin produksi yang computerized.

Karena alasan itulah kami memilih beton ringan dari Hebel. Apalagi Hebel adalah produsen yang pertama kali memeperkenalkan beton ringan, sudah pasti jaminan kualitas atas seluruh produknya. Hebel juga memiliki berbagai produk beton ringan untuk berbagai kebutuhan dari dinding, tangga hingga atap(ir/wp)

Postingan ini diikutsertakan dalam Kompetisi Blog Hebel .


1 Komentar so far
Tinggalkan komentar

mantap

Komentar oleh dani




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: